Kelompok Teknologi Proses Radioisotop (TPR) merupakan kelompok yang mempunyai tugas merencanakan dan melaksanakan penelitian dan pengembangan pembuatan radioisotop untuk aplikasi di berbagai bidang. Kelompok TPR saat ini dikepalai oleh Dra. Azmairit Azis.
Radioisotop adalah produk reaksi nuklir yang memiliki kemampuan memancarkan sinar radiasi pengion, baik yang terbentuk secara alami maupun secara buatan. radioisotop mempunyai peranan penting dalam melengkapi kebutuhan manusia di berbagai bidang seperti kesehatan, industri, pertanian dan hidrologi. Beberapa radioisotop yang telah dihasilkan oleh fasilitas instalasi nuklir di PTNBR antara lain radioisotop dan senyawa bertanda seperti isotop Re-186, Lu-177, Ho-166, I-131, Mo-99, Rh-105, Yb-175, Br-82, Er-169 dan Tm-170 sebagai senyawa precursor untuk sintesis senyawa bertanda maupun aplikasi lainnya.
Radioisotop buatan adalah radioisotop hasil rekayasa isotop stabil yang ditembak dengan partikel-partikel inti sehingga menghasilkan inti yang tidak stabil dalam radioisotop tersebut. Pada penelitian di kelompok TPR, radioisotop dibuat dengan reaksi (n,gamma) pada reaktor TRIGA 2000 atau RSG GAS serpong.
SDM pada kelompok TPR terdiri dari satu orang peneliti madya dengan pendidikan S2, satu orang peneliti muda dengan pendidikan S1, dua orang calon peneliti dengan pendidikan S1 dan empat orang teknisi litkayasa dengan pendidikan SMA sampai D3
KEGIATAN PENELITIAN
Bebagai kegiatan penelitian tentang radioisotop telah dilakukan oleh kelompok TPR ini. Saat ini riset kelompok TPR diarahkan pada penelitian dan pengembangan radioisotop untuk diagnosa dan terapi kanker.
Beberapa radioisotop yang telah dihasilkan oleh kelompok TPR, khususnya yang berguna untuk terapi kanker antara lain :
Terapi Paliatif Kanker Tulang : Yb-175, Tm-170 (disenyawakan dengan EDTMP)
Terapi Radiosynnovectomy : Er-169 (disenyawakan dengan sitrat), Pr-142 (disenyawakan dengan Hidroksiapatit), Yb-175 (disenyawakan dengan Hidroksiapatit)






